IT Service Management ( ITSM )

        ITSM adalah suatu IT Service Management yang memiliki kemampuan untuk memberikan nilai kepada pelanggan dalam bentuk layanan; dan Kemampuan itu bertujuan untuk lebih meningkatkan ke-efektif-an dan efisiensi dalam pemberian layanan kepada pelanggan - Michael Wedemeyer..

        Sedangkan menurut Ivanka Menken (2009,p.7) IT Service Management adalah manajemen dari semua proses yang bekerja sama untuk memastikan kualitas layanan, sesuai dengan tingkat layanan yang telah disepakati dengan pelanggan. Seperti inisiasi, desain, organisasi, pengendalian, pengadaan, dukungan dan peningkatan layanan TI, disesuaikan dengan kebutuhan organisasi pelanggan.


 

A.      Konsep ITSM

Ada empat perspektif atau atribut untuk menjelaskan konsep ITSM, yaitu :

 

1)     Partners/Suppliers Perspective

Mempertimbangkan pentingnya hubungan antara pihak eksternal/partner/supplier dan bagaimana mereka berkontribusi dalam service delivery.

 

2)     People Perspective

Fokus terhadap area yang lebih “soft” dari IT Staff, customer, pemegang saham dan lainnya, seperti, apakah staff sudah memiliki, kemampuan dan pengetahuan untuk menjalankan peran mereka?

 

3)     Products/Technology Perspective

Mempertimbangkan bagaimana peran dari teknologi, hardware,software bahkan sampai budgeting.

 

4)     Process Perspective

Berkaitan end-to-end dari service delivery berdasarkan proses yang sedang berjalan.

Kualitas IT Service Management menjamin bahwa semua keempat perspektif diperhitungkan sebagai bagian dari perbaikan terus-menerus organisasi IT. Hal yang sama ketika mendesain baru atau diubah jasa sendiri, dalam perspektif keempat perlu dipertimbangkan dan dipenuhi untuk memungkinkan keberhasilan dalam rancangan, transisi, dan akhirnya diadopsi oleh pelanggan.

 

 

B.      Layanan-layanan ITSM
Manajemen Layanan sendiri dapat menyediakan layanan diantara lain sebagai berikut :

a.       Memahami layanan yang mereka sediakan baik dari konsumen dan perspektif penyedia.

b.       Memastikan bahwa layanan benar-benar agar pelanggan mendapatkan yang diinginkan.

c.       Memahami nilai service tersebut kepada pelanggan mereka dan karna mereka yang terpenting.

d.       Memahami dan mengelola semua biaya dan risiko yang berkaitan dengan pemberian layanan tersebut.



C.      Siklus hidup layanan (Proses, Fungsi dan Peran)

Proses Manajemen Layanan TI yang efisien (ITSM) memiliki efek konstruktif pada fungsi perusahaan TI. Proses ini secara klasik terdiri dari lima tahap efektif yang digunakan tim TI Anda untuk memanfaatkan campuran alur kerja dan praktik terbaik yang terlibat dalam ITSM.

1.       Service Strategy, prosesnya: 

a.   Strategy management

b. Service portfolio management

c. Finacial management

d. Demand and capacity management

e. Business relationship management

 

2.       Service Design, prosesnya :

a.       Design coordination

b.       Service catalogue management

c.       Service level management

d.       Availability management

e.       Capacity management

f.        IT service continuity management (ITSCM)

g.       Information security management

h.       Supplier management

3.       Service Transition. Proses dalam Service Transition dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu :

A.      Proses yang mendukung seluruh service lifecycle, meliputi:

a.       Change management

b.       Project management

c.       IT knowledge management

 

B.      Proses aktivitasnya fokus pada service transition, meliputi :

d.       IT asset management

e.       Patch management

f.        Problem management

g.       Deployment management

 

4.       Service Operation, prosesnya :

a.       Event management         : memantau semua event yang terjadi di seluruh infrastruktur TI, memantau operasi yang normal dan mendeteksi dan eskalasi kondisi yang tidak diinginkan.

b.       Incident management    : berkonsentrasi pada pemulihan atas penurunan atau gangguan layanan kepada pengguna secepat mungkin untuk meminimalkan dampak terhadap bisnis.

c.       Problem management   : analisis penyebab utama untuk menentukan dan menyelesaikan penyebab dari incident, pencegahan untuk mendeteksi dan mencegah incident atau problem di kemudian hari serta bagian dari proses known-error yang membuat diagnosa dan resolusi lebih cepat jika incident lebih lanjut terjadi.

d.       Request fulfillment          : proses untuk menangani service request, banyak dari mereka sebenarnya kecil dan beresiko rendah, awalnya dengan melalui service desk, tetapi menggunakan proses yang terpisah yang mirip dengan incident management tetapi dengan record request fulfilment yang berbeda dimana terkait dengan record dari incident atau problem yang diprakarsai untuk request yang diminta.

e.       Access management       : proses pemberian otorisasi bagi pengguna untuk menggunakan layanan dalam membatasi akses dari pengguna yang tidak memiliki otorisasi.

 

5.       Continual Service Improvement (CSI), prosesnya :

a.       Define what you should measure.

b.       Define what you can measure.

c.       Gather the data.

d.       Process the data.

e.       Analyze the data.

f.        Presenting and using the data.

g.       Implement the corrective action.

 

 

Fungsi ITSM :

a.       Menyelaraskan tim IT dengan prioritas bisnis

b.       Menempatkan pelanggan sebagai pengguna di tempat nomor satu

c.       Memungkinkan kolaborasi di antara berbagai departemen

d.       Dapat melakukan koordinasi dengan lebih efektif dan efisien

e.       Meningkatkan kecepatan layanan apabila terjadi masalah IT

 

 

Peran ITSM :

a.       ITSM memberikan kesempatan bagi perusahaan baik swasta maupun milik negara untuk melakukan pengembangan dan inovasi guna kebutuhan konsumen & menyediakan pelayanan yang terbaik bagi para konsumen/pelanggan.

b.       ITSM membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan di perusahaan tersebut dengan meningkatkan kualitas integrasi dengan IT

c.       ITSM memberikan kemudahan bagi para perusahaan maupun konsumen untuk bertransaksi atau mempermudah penjualan barang kepada konsumen.

d.       ITSM menjadi solusi bagi perusahaan yang telah dapat menyediakan produk yang baik namun ingin meningkatkan nilai jualnya kepada customer atau pelanggan.

e.       ITSM membuat perusahaan dan pelanggan khususnya untuk dapat mengefisiensi suatu nilai barang tersebut.


Sumber : 

https://glints.com/id/lowongan/itsm-it-service-management-adalah/#.YFV03q8zbIV

https://www.motadata.com/id/what-is-it-service-management/#:~:text=Manajemen%20layanan%20TI%20(ITSM)%20adalah,untuk%20menawarkan%20nilai%20yang%20tepat

https://rizkypermanap.blogspot.com/2018/03/manajemen-layanan-it.html

https://syayufribadriansyah.wordpress.com/kuliah/tata-kelola-teknologi-informasi/5-tahapan-layanan-it/

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah dan Perkembangan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi sampai saat ini

MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI INFORMASI